Metode Transplantasi Karang
Dewasa ini metode yang di gunakan untuk membuat media transplantasi karang cukup banyak, namun dalam hal ini kami menggunakan metode yang relatif mudah dan tingkat efesiensinya tinggi sehingga lebih efektif dalam proses pembuatan dan aplikasinya,
Dari beberapa alternatif metode transplantasi karang yang ada, metode jaring substrat memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan metode lainnya, yaitu:
- Lebih kokoh dan kuat
- Cocok untuk obyek penelitian
- Cocok untuk karang bercabang
- Bernilai ekonomis dan efektif
- Tahan lama dan ramah lingkungan
Alat dan bahan transplantasi karang :
- Peralatan scuba
- Jangka sorong (skala 0,01 cm)
- Peralatan ukur kualitas air
- Pemotong karang
- Alat dokumentasi bawah air
- Sampel karang hidup
- Wadah sampel
- Label tahan air
- Kawat baja
- Pipa paralon
- Substrat semen
- Sarana transportasi laut
Substrat
Substrat berfungsi sebagai tempat penempelan bibit karang. Substrat yang digunakan terdiri dari beberapa alternatif, yaitu jenis substrat konkrit, yakni terbuat dari semen cor dengan ukuran 5x1 meter. Pada sisi atas semen yang telah di cor akan di bentuk tiang pengikat sampel karang, namun di bentuk dengan rangkaian tulisan “Rrueng Raya” (nama daerah transplan) untuk menambah nilai estetika, dimana pola rangkaian di buat dengan kawat baja. Penempatan substrat didasar perairan disesuaikan dengan kondisi dasar perairan.
Contoh bentuk frame dari besi dan substrat
Penyiapan lokasi rehabilitasi dilakukan dengan tujuan meningkatkan peluang anakan karang untuk hidup dilokasi yang akan direhabilitasi menjadi lebih terjamin. Tahapan yang dilakukan adalah :
- Mengurangi dan atau menghentikan penyebab rusaknya terumbu karang di lokasi tersebut.
- Membersihkan sampah plastik, organik, dan material lain yang dapat mengganggu pertumbuhan karang.
